Selamat pagi ayah..
Seperti biasa kau selalu pucat.
Kita pun bersalaman.
Tanganmu dingin.
Aku pun pergi.
Selamat sore, ayah.
Kau terduduk dihalaman belakang.
Seperti biasa dengan batangan rokok yang sesap perlahan.
Wajahmu tersenyuam samar dibalik liukan asap.
Selamat malam, ayah.
Didepan televisi dengan acara favoritnya..
Aku terduduk disampingnya..
Hujan turun perlahan mencium bumi.
"Ayah pulang ya.."
Lalu ia berjalan ke halaman belakang menuju nisannya.
Aku menyembunyikan rokoknya..
Agar ia kembali lagi esok pagi.
Minggu, 25 Desember 2011
Senin, 19 Desember 2011
acak !
Cerita kota..
Kata taman tua itu, pohon pohon itu menangis setiap malam.
Mengingat akan mati diatas tawa pemegang proyek.
Esok pagi nyawa mereka melayang.
Akar muda tak sempat melihat matahari.
Kami berduka.
Cerita gedung..
Besok kami diberi baju baru..
Tapi aku tak suka..
Istri ku, jendela bergorden bunga bunga ratusan tahun silam, dibongkar.
Apa yang bisa aku perbuat?
Tidak ada guna aku beratap..
Lebih baik bakar saja aku.
Aku dan istriku tidak mati dibakar penjajah..
Kenapa kami merana di tangan pribumi?
Cerita hutan..
Selalu ada keributan.
Terakhir kali anak orangutan itu menangis.
Ibunya mati.
Bangkai ayahnya dibuang.
Dia tak punya rumah.
Dia berharap padaku.
Aku hanya bisa berkata
"Mesin raksasa itu akan memakanku juga, larilah kau, tuhan akan memelukmu".
Aku tak tahu lagi apa kabarnya.
Aku, 2 hari lagi giliranku dibabat.
Cerita Manusia..
Aku dihujat..
Katanya filosofi hidup kami salah.
Kami berbeda.
Pikiran kami tak sejalan dengan mereka.
Ah, aku tak pernah merasa merdeka dalam kotak kekuasaan ini.
Cerita Nasib..
Ikuti saja rel yang kuberi.
Jangan mati diatas pikiran orang lain.
Mimpi buruk selalu disebar untuk yg kejam.
Tak usah takut, Aku tak seburuk yang kalian fikirkan.
Kata taman tua itu, pohon pohon itu menangis setiap malam.
Mengingat akan mati diatas tawa pemegang proyek.
Esok pagi nyawa mereka melayang.
Akar muda tak sempat melihat matahari.
Kami berduka.
Cerita gedung..
Besok kami diberi baju baru..
Tapi aku tak suka..
Istri ku, jendela bergorden bunga bunga ratusan tahun silam, dibongkar.
Apa yang bisa aku perbuat?
Tidak ada guna aku beratap..
Lebih baik bakar saja aku.
Aku dan istriku tidak mati dibakar penjajah..
Kenapa kami merana di tangan pribumi?
Cerita hutan..
Selalu ada keributan.
Terakhir kali anak orangutan itu menangis.
Ibunya mati.
Bangkai ayahnya dibuang.
Dia tak punya rumah.
Dia berharap padaku.
Aku hanya bisa berkata
"Mesin raksasa itu akan memakanku juga, larilah kau, tuhan akan memelukmu".
Aku tak tahu lagi apa kabarnya.
Aku, 2 hari lagi giliranku dibabat.
Cerita Manusia..
Aku dihujat..
Katanya filosofi hidup kami salah.
Kami berbeda.
Pikiran kami tak sejalan dengan mereka.
Ah, aku tak pernah merasa merdeka dalam kotak kekuasaan ini.
Cerita Nasib..
Ikuti saja rel yang kuberi.
Jangan mati diatas pikiran orang lain.
Mimpi buruk selalu disebar untuk yg kejam.
Tak usah takut, Aku tak seburuk yang kalian fikirkan.
Minggu, 18 Desember 2011
Rabu, 14 Desember 2011
denting abu rokok
saya duduk di ruangan berkaca di salah satu warung kopi terkemuka dikota ini. tempat ini cukup nyaman dipadukan dengan malam. bangunan semi minimalis dengan dekorasi mahal tapi menyenangkan kami para penikmat suasana ngopi. malam ini tidak ada wangi kopi dimeja saya, segelas air putih dan segelas susu hangat beserta sepiring nasi goreng sebagai kudapan malam sang pacar. semuanya berbicara disini. bahkan liukan asap rokok pun berdesis. menemukan kejadian nyata dikota ini, banyaknya peminta minta. bisa dibilang ini potret buram dari sebuah kota yang baru saja menyeret belasan anak gelandangan yang tuan nyonya itu sebut "anak punk". tidak saling mengusik, ini yang saya lihat ditempat ini. dari sekian banyak apa yang ada, saya merasa terenyuh ketika suara "assalamialaikum" dari seorang bapak tunanetra dengan anaknya. iba, tapi ada berapa banyak peminta minta disini? adakah yang bisa saya lakukan selain memberi rupiah? saya merasa ini tidak akan mengubah.
Senin, 12 Desember 2011
wanginya sudah ada sedari tadi
Tidak perlu menunggu ada petir atau badai supaya mengundang
Pecahan pecahan kecilnya turun
Seperti binar berbentuk
Menyelip, mengalir
Berloncatan di jalanan
Mengubah bias permukaan
Kendaraan tak tampak kumuh
Jalanan tidak kumal
Hujan menyembunyikan apa yang ada
Diantara denting gitar, tuhan sedang menulis takdir.
Tidak perlu menunggu ada petir atau badai supaya mengundang
Pecahan pecahan kecilnya turun
Seperti binar berbentuk
Menyelip, mengalir
Berloncatan di jalanan
Mengubah bias permukaan
Kendaraan tak tampak kumuh
Jalanan tidak kumal
Hujan menyembunyikan apa yang ada
Diantara denting gitar, tuhan sedang menulis takdir.
Sabtu, 10 Desember 2011
detik
selalu ada batas dalam tiap ruang
Terkadang bersekat, terkadang lepas
Biar saja badai berabu
Pasirnya tidak akan kukutip.
Biar hilang dimakan detik.
Lalu menangis bersama.
Terkadang bersekat, terkadang lepas
Biar saja badai berabu
Pasirnya tidak akan kukutip.
Biar hilang dimakan detik.
Lalu menangis bersama.
Kamis, 01 Desember 2011
Hari pertama dalam Desember..
Hai, selamat sore !!!!
senang rasanya bisa membajak laptop pacar saya karena laptop saya sedang direparasi..hahahahahaa.
sore ini saya tidak jadi nonton bola di lhong raya. jadi saya mendarat di warungkopi sputaran seutui. kopi segelas. iya, secangkir ini adalah teman bisu saya yang memantau saya yang dihipnotis "The script". sepertinya sudah lama tidak menikmati sore seperti ini. desember sudah datang, tapi kas keuangan masih kosong..hahahahaaa., bless me god !!! :D .
barusan membaca blog bung soleh solihin, gileeeee dia ke london. pengeeeeeeeennnnn !!!! adakah sponsor yang mau mengangkut saya kesana? *ngarep*
setidaknya kisah si soleh membuat saya terinspirasi dan menciptakan badai lain. wooooosaaaaaaaaaaaaahhhhhh.
optimisme memuncak, rasanya seperti orgasme.
ini bagus.
ini bagus.
mari kembali mewujudkan mimpi.
selamat sore.
senang rasanya bisa membajak laptop pacar saya karena laptop saya sedang direparasi..hahahahahaa.
sore ini saya tidak jadi nonton bola di lhong raya. jadi saya mendarat di warungkopi sputaran seutui. kopi segelas. iya, secangkir ini adalah teman bisu saya yang memantau saya yang dihipnotis "The script". sepertinya sudah lama tidak menikmati sore seperti ini. desember sudah datang, tapi kas keuangan masih kosong..hahahahaaa., bless me god !!! :D .
barusan membaca blog bung soleh solihin, gileeeee dia ke london. pengeeeeeeeennnnn !!!! adakah sponsor yang mau mengangkut saya kesana? *ngarep*
setidaknya kisah si soleh membuat saya terinspirasi dan menciptakan badai lain. wooooosaaaaaaaaaaaaahhhhhh.
optimisme memuncak, rasanya seperti orgasme.
ini bagus.
ini bagus.
mari kembali mewujudkan mimpi.
selamat sore.
Langganan:
Postingan (Atom)