Senin, 21 Mei 2012

:)



Ini lagu sumpah deh inspiring banget.
dari pertama denger, kayaknya ini masterpiece nya jason mraz seumur umur.
.....I wont give up on us..even if the skies get rough.. :)




"You dont have to be alone..
yeah.. I wont let you go :)"

Rabu, 02 Mei 2012

"Dejavu" Alam

kuselipkan hujan dalam saku.
dia tidak bergeming.
bumi bosan untuk malu.
tetap bergetar tanpa ragu.
tunggu lah nyawa-nyawa kembali tersapu.

CERITA PEREMPUAN

apa yang terlintas jika mendengar kata "perempuan"?
perkawinan?
sesuatu yang identik dengan "aurat"?
sesuatu yang hanya mengerti kasur, dapur, sumur?
sesuatu yang geraknya selalu diintai sehingga sebaiknya tetaplah "biasa saja"?

paparan itu memang sesuatu yang selalu diidentikkan dengan perempuan.
ketika kita bisa belajar mengenal perempuan yang pertama kita kenal adalah "ibu".
jika bukan karena ibu, kita hanya akan tertidur didalam rahim ataupun masih dilangit ke tujuh menunggu dipasangkan dengan orangtua kita.
jika kita merunut riwayat perempuan, sisi kelam sepertinya tidak pernah luput dari zaman ke zaman.
Faktanya :

* Dari 230 juta penduduk Indonesia berdasarkan komposisi gender, terdiri dari 119,5 juta berjenis kelamin lelaki dan 118 juta adalah wanita. Dari tahun ke tahun rasio perbandingan antara pria dan wanita terus meningkat.

tapi pernah gak kita sedikit berfikir bagaimana sebenarnya rasanya jadi manusia dengan space terbatas dan hidup seakan (harus) dengan persepsi orang banyak?
selama ini seorang perempuan seakan harus bergantung dengan kata "gak boleh gitu, kita perempuan" ataupun "apa jadi anak perempuan begitu tingkahnya" atau yang cenderung membuat pesimis cenderung merendahkan "gak mungkin perempuan bisa..".

rasanya tidak bahagia jika kami selalu diberi "label".
 jika ada peraturan bahwa kopi tidak boleh dicampur creamer atau susu karena haram, maka seperti itulah rasanya hidup yang diberi label. gula harus selalu dengan kopi. titik. jelas salah kan?
 banyak kejadian dimana perempuan sering diremehkan atau tidak dianggap.
seakan semua perempuan jika ia bergerak sedikit melampaui persepsi "sumur, kasur, dapur", maka kami akan dikutuk.
 mari kita berhitung..
berhitung penderitaan yang sering kami tangisi lalu kami pendam dan menguap begitu saja.
saya pernah menonton sebuah film indonesia yang berjudul "bidadari jakarta". dalam film itu ada potongan adegan yang menunjukkan pelecehan seksual terhadap anak perempuan. digambarkan bahwa anak jalanan yang perempuan dijual oleh tuan mereka kepada para supir truk yang haus belaian istri dirumah hanya dengan bayaran 100.000 rupiah. hal tersebut saya rasa memang terjadi diluar sana. yah sekeras itu kehidupan terminal dan itu hanya bagian kecil dari banyak hal lain yang perempuan rasakan.

berdasarkan data yang saya kutip dari sebuah blog :
" “Ada 93.960 kasus kekerasan seksual dari total 400.939 kasus kekerasan yang dilaporkan. Artinya, setiap hari ada 20 perempuan menjadi korban kekerasan seksual."

belum lagi para wanita dan ibu yang nekat jadi TKI demi kehidupan lebih baik. dan pada akhirnya kebanyakan berujung pada kasus seperti :

" Kasus kekerasan terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) tahun 2010 mencapai 4.532 kasus. Angka itu diperoleh berdasarkan laporan dari seluruh kedutaan besar RI di dunia."

padahal jika perempuan diberi porsi sedikit saja, maka kami bisa mengikuti jejak mereka ataupun lebih dari mereka :

" Elsa Rosyidah, wanita Indonesia co-owner Toko Pupuk Online terpilih jadi satu diantara daripada 9 wanita Indonesia yang menerima peluang untuk merasakan program 10.000 Women Entreprenership Partnership Global Cohort."

" prestasi Ibu Sri Mulyani di bidang perekonomian, di tengah peliknya kasus Bank Century beberapa tahun lalu, beliau telah mengharumkan Indonesia di dunia perekonomian Internasional dengan terpilihnya beliau menjadi Managing Director di Bank Dunia, yang seorang pria pun belum tentu dapat menduduki posisi tersebut

" Dalam bidang pendidikan, ada Ibu Irina Amongpraja seorang dokter yang mendedikasikan hidupnya untuk pemulung-pemulung kecil yang putus sekolah. Dengan modal kepedulian dan keprihatinan kepada anak bangsa, Beliau mendirikan sebuah yayasan di kawasan yang mulanya tempat pembuangan sampah yang kini ia sulap menjadi sebuah istana pendidikan untuk anak-anak jalanan yang di beri nama “Sekolah Kami”

banyak lagi hal yang perempuan torehkan sebagai prestasi. semoga saja, para perempuan tidak takut lagi untuk bergerak maju. jika memang perempuan adalah mutiara, maka temukan lah dia. karena jika hanya terpendam, maka kami bukan apa-apa.




















Selasa, 01 Mei 2012

His Name Is Mojo

sebulan ke belakang saya dan pacar punya "anak" baru. namanya modjo. dan everything starts here. mojo itu adalah mongkih monk alias beruk. gimana gak berubah, ini sama aja kayak miara anak. kami nemu mojo ga sengaja pas jajan omelet di neusu. umurnya dua bulan. bulu nya bagus, pokonya dia sudah extraordinary sejak awal. karena sering main sama kucing, sekarang dia lapar malah ngeong -_- . plan awal sama pacar, mojo ini dipiara terus ntar di balikin ke hutan. sekarang mojo lagi sakit, bawaan dari petshop dia pertama, skabies. saya dan pacar panik serius. bolak balik dokter hewan, pokoknya make sure kalo mojo ditangani dengan baik. yes, kami memasuki tahap menyayangi serta merawat ini buruk. affection does work. berasa kayak miara anak. tiap kali meluk atau dekap dia supaya hangat, berusaha ngasih pisang terbaik, ngasih susu, berusaha ngasih tempat tidur ternyaman buat dia, bersihin pup nya (kucing saya yang uda 7 tahun dirumah nenek aja ga pernah saya cebok), pokoknya segala yang terbaik. liat mojo lasak sampe mojo berhasil ngabisin pisang aja itu udah surga banget. yah gitu, finally I know what every mother feels. dan kalo ada yang bilang "anak bisa mengubah orangtua nya" itu bener banget !!
even sekarang kami baru punya baby monk, tapi kami berubah. pulang kerumah tu kayak punya sesuatu yang membutuhkan dan make us to back home earlier. apalagi pas dia sakit, rasanya memang gak usah kemana mana deh, dirumah aja. jadi otomatis mengubah kebiasaan "jalan"saya dan pacar sekaligus hobi buat boros. sekarang kalo mau beli mikir dulu "eh, mojo belum punya ini..mojo musti check-up.." and many things.
apapun itu, sekarang harapan cuma satu : mojo sembuh.
biar saya dan pacar ga khawatiran.
semenjak ada mpjo, pacar saya rajin bangun pagi :D