puasa ke 5 ya hari ini? saya sampai lupa. agak beda, perasaan waktu melambat padahal jarak malam dan pagi sangat dekat. hari ini pasukan dapur berkurang satu, adik saya paling kecil tepar karena kecapekan sekolah. hari ini saya kembali menggoreng kentang. dari dapur saya belajar mengutarakan emosi lalu mengendalikannya, mencairkan sendiri kediaman diri saya ketika jengah, ataupun ketidakpuasan akan banyak hal yang membatu. saya melihat minyak yg memanas..panas sekali. kentang kentang itu sudah menunggu untuk di goreng. cisss..mungkin seperti itu desisnya ketika tiap potongan kecil kentang itu menyelam dalam wajan yang berisi minyak panas. pada saat yang bersamaan, segala sesuatu yang saya anggap mengecewakan ataupun menyedihkan terampuni. berlanjut dengan kentang berikutnya dan saya tersenyum ketika kentang kentang itu matang. menyusul racikan daun temurui, bawang putih, merica bubuk, ketumbar yang padu menjadi bahan masak untuk ditumis. ciiiiisssss..kembali bumbu itu berdesah menyatu dalam wanginya..saya kembali tersenyum. mungkin karena saya membawa sisa ketidakpuasan diri ke dalam apa yg saya masak. dan udang udang segar itupun menyatu padu menjadi masakan. wanginya meresap. saya pun beranjak dari dapur. terpuaskan. mereka hanya menunggu untuk dimakan tanpa sisa. kembali mendapati diri dengan playlist lagu keane yang mengalun dan rinai rinai siang yang terik. menenangkan.
nyaris saya tidak menemukan trotoar atau mengantri di lampu lalu lintas hari ini. jadi anak rumahan.
tidak berteman juga dgn laptop untuk menulis atau menonton dvd. mungkin sebentar lg saya akan memberesi kamar saya. membuatnya hommy. akir akir ini kamar saya se-rebel saya. baiklah, sudah menjelang sore. saya ingin tidur, tapi tidak baik tidur di sore hari. sebentar lagi pun mau mengantar mami ke dokter. saya kembali tersenyum, mengingat cara saya menenangkan diri lewat apa yang saya masak. tidak sabar untuk memakannya.. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar